Pages

Saatnya update driver dengan satu aplikasi

 Dewasa kini teknologi untuk mendapatkan driver sangatlah mudah, banyak penyedia jasa pihak ketiga yang menyediakan library driver untuk perangkat yang terpasang, jikalau dahulu kita disibukkan dengan mengunduh driver satu per-satu dari masing-masing perangkat yang terpasang, kini dengan satu aplikasi ini kamu hanya butuh tersambung ke jaringan internet serta duduk manis sambil nonton.

Driver Booster, sejak kenal dengan aplikasi ini kebutuhan akan driver setelah menginstall ulang komputer bukan jadi masalah, tidak perlu install satu per-satu driver, tinggal scan dan jalankan aplikasi ini.


Selain kemudahan mengupdate atau mengistall driver, kita juga dapat meninggalkan instalasi apabila selesai, baik restart atau shutdown.

Pengaruh besar RAM dalam laptop-mu

RAM atau Random Access Memory, adalah memory module yang menjadi salah satu bagian penting dalam sebuah komputer, selain besaran kapasitas, RAM juga memiliki kecepatan yang berbeda-beda, sesuai kebutuhan komputer itu sendiri, dimana untuk sebuag laptop ada SoDIMM biasa dengan daya 1.5V dan ada yang 1.35V atau Low Voltage.
Dalam beberapa kasus, besar daya yang digunakan serta kecepatan dapat menyesuaikan kemampuan komputer itu sendiri, namun ada batasan atas atau batas maksimum kecepatan.
Dalam kasus ini, kerusakan pada RAM dapat mempengaruhi kinerja, dan sampai tingkat mengganggu pekerjaan kamu, bisa saja komputer mu freeze seperti gambar diatas, atau tidak menyala sama sekali, sangat menyebalkan.
Ada beberapa solusi untuk mengatasi hal ini, seperti :
- Membersihkan pin/kaki pada modul memory dan rumah untuk modulnya
- Menukar posisi modul memory, apabila terdapat 2 slot (rumah) memory
- Mengganti modul memory dengan yang baru, dengan kecepatan yang sama dan voltase yang sama

Plus Minus Keyboard Mechanical 60%

gambar : IG Koodo


Sebelum menyebutkan kelebihan dan kekurang mechanical key 60%, saya mau kasih tahu dulu keyboard apa yang dipakai untuk menulis informasi ini.

Keyboard lama : DragonWar Sencaic SemiMechanical Keyboard, fullsize dengan switch yang tidak bisa dicabut, namun selayaknya fullsize keyboard, feel menggunakan switch mechanical tetap terasa, denga braided cable dan gold plate pada antar muka usbnya.

Keyboard baru : Koodo Gecko 60% mechanical keyboard, menggunakan Outemu Brown Switch, wireless dengan dukungan BT3.0 dan BT5.0, serta Type-C untuk dukungan kabel, bisa tidak mau repot dengan isu delay pada perangkat.

Secara subjectif, keyboard ini memang sangat murah, apalagi dengan fitur yang melekat pada keyboard ini, bisa dibilang idaman untuk entry level seperti saya ini, mengidamkan mechanical keyboard yang compact, tanpa kabel serta type-c, murah pula, biasanya auto-buy, beda cerita bila untuk dijual kembali. Secara kualitas beberapa memang diluar ekspektasi untuk keyboard dengan harga seperti itu, keycaps dengan bahan pvc untuk sebagian orang akan komplain, tidak dengan pengguna baru, rasanya gak akan ada bedanya, penggunaan switch yang lumrah dipakai pada sebuah mechanical keyboard, Outemu. Sayangnya keyboard dengan fitur yang langsung copot alias swapable ini tidak mendukung brand lain, seperti Geteron atau Cherry, karena beberapa faktor, seperti panjang kaki yang berbeda, PCB nya tidak cocok dan lain hal, tapi dari sudut pandang saya yang baru memiliki sebuah compact keyboard mechanical, adalah sebuah hadiah yang bisa dipamerkan ke teman-teman.

Secara Objectif, keyboard ini dari kemasan luar sangatlah kurang menarik, tak ubahnya keyboard murah dengan budget seadanya, bila dilihat dengan detail lagi, jarak antara plate dan PCB akan cukup jauh, disarankan untuk melakukan perapihan terlebih dahulu sebelum digunakan, beberapa switch susah sekali melepasnya dari PCB, akan cenderung merusak kunci switch.

kayaknya itu aja hasil review dan pendapat mengenai mecha key compact yang sangat murah ini, intinya, kalau kamu pengguna baru mecha-key, gak ada ruginya buat beli keyboard ini.